kl@U hndk p$n9 peL@N@
tdk u$@h $@@t mlm
thmid tkbir tl@h br9m@
mNyru@k blh mlm
jk kt bl bT@
j9 lp tr$ d’t@t@
thlil mNmbu$ @n9k@$@
mlm fiTri tlh tb
msk 9uLe d’pEri9i
utk E$0k kt mkn
kt $0n9$0n9 e$0k p9
dm $mbt kmN@n9@n
jk kt pr9i Z’r@H
jg lp bw mkn
hr f’tri sm9 fiTr@h
sln9 m@@f mM@@f’kn
klU mkn d9 l@lp
$dH p@$ti kt lhp
jk prNh @d hl@p
$m9 pl @d [...]
Arsip untuk Agustus, 2008
Ucapan, Pantun sms, pantun Idul Fitri, lebaran, usai puasa
Diposkan dalam Pantun pada Agustus 31, 2008 | 2 Komentar »
Syekh Siti Jenar Menyatu dengan Dzat (Ajal) 78
Diposkan dalam Cerber pada Agustus 29, 2008 | 2 Komentar »
“Ya, saya paham, Kanjeng.” Pangeran Bayat menganggukan kepala.
“Kabar, Kanjeng Sunan Kudus?” tatap Syekh Siti Jenar.
“Ya, Syekh.”
“Bukankah kabar itu sesuatu yang belum pasti?”
“Hari inilah saya datang ke padepokan andika untuk membuktikan kabar tadi.”
“Bahwa saya telah mengajarkan dan menyebarluaskan ajaran sesat dan menyesatkan?” Syekh Siti Jenar perlahan mengangkat wajahnya ke langit, lalu kembali menatap Sunan Kudus.
“Bukankah andika [...]
Pantun sms, pantun Nembak cewek
Diposkan dalam Pantun pada Agustus 29, 2008 | 17 Komentar »
mNn9kp brUn9 9lTik
d’bi@rkn mkN jeRuk
w’h@i 9d’$ km cNtk
tp ht $9t b$uk
Menangkap burung gelatik
dibiarkan makan jeruk
Wahai gadis kamu cantik
tapi hati sangat busuk
mMncing d’tpi k’Li
tp k’Li ckpndU9
wjh m’rip $Lbrti
kLkU@n 9y kmPuN9
Memancing di tepi kali
tepi kali Cikapundung
Wajah mirip selebritis
kelakuan orang kampung
prcm@ b’Li k’riPik
jk sdh mKn kEt@n
prcm@ wjhMu cnTik
jk ht kYk $eT@n
Percuma beli keripik
jika sudah makan ketan
Percumah wajahmu cantik
jika [...]
Pantun sms, pantun Ramadhan
Diposkan dalam Pantun pada Agustus 28, 2008 | 3 Komentar »
mkn kp@t pk@i pnd@n(makan kupat pakai pandan)
pk@i l’uk ikn $p@t(Pakai lauk ikan sepat)
$lmt dtg rmdn(slmat datang ramadan)
bln $ci pnh rhmt(bulan suci penuh rahmat)
jk hndk b’li pnd@n(jika hendak beli pandan)
hndklh prg k’mk@h(hendaklah pergi ke mekah)
$lmt dtg rmdn(slamt datang ramadhan)
bln $ci pnh brkh(bulan suci penuh berkah)
jk $dg brpU@s@(jika sedang berpuasa)
jgn l’p@ kpdNy@(jangan lupa kepadaNya)
9 bln dlm d0$@(sembilan [...]
KENAIKAN ELPIJI
Diposkan dalam Interupsi pada Agustus 27, 2008 | Leave a Comment »
“Gusti, belum juga usai rakyat antri beli minyak tanah. Kenapa harga gas (elpiji) dinaikan?” tanya catrik.
“Masa lupa dongeng tentang dewa penolong?” Adipati bangkit, tersenyum. “Sebentar lagi pemilu…”
“Apa kaitannya, Gusti?”
“Itulah moment penting untuk menunjukan diri kita sebagai pahlawan….” Adipati berlalu.
“Maksudnya?” si Catrik melongo, mirip kebo bego. “Lho…”
***
APA KOMENTAR ANDA? PERLUKAH ELPIJI NAIK DALAM KONDISI SEPERTI INI? SEBENTAR [...]
Syekh Siti Jenar Menyatu dengan Dzat (Ajal) 77
Diposkan dalam Cerber pada Agustus 19, 2008 | Leave a Comment »
“Apakah sikap saya tidak ramah? Bukankah dari tadi sudahmempersilahkan? Butakah Pangeran pada tujuan sesungguhnya bertemu kami di padepokan? Sehingga membentak saya yang berkata seadanya?” Syekh Siti Jenar tetap tenang, selalu tersungging senyuman tipis dari bibirnya, serta air mukanya yang memancarkan cahaya.
“Perkataan andika tadi, Syekh!” Pangeran Modang semakin beringas, tangan kanannya menggenggam gagang keris.
“Pangeran, tenanglah!” sela [...]
Cinta 1001 Malam (1)
Diposkan dalam Cerber, Remaja pada Agustus 18, 2008 | Leave a Comment »
SMA 007:30 WIB, mulai ramai. Kepala Sekolah turun dari mobil VW kesayangnya, sementara murid lama dan baru satu persatu berdatangan hingga kedaan menjadi ramai.
Murid lelaki keluar dari mobil mewah di antar supir pribadi bapaknya, tampak di depannya ada lambang yang menunjukan pejabat negara.
Berselang beberapa menit, datang murid laki-laki dengan motor vespa ributnya. Berteriak dan menyapa [...]
Syekh Siti Jenar Menyatu dengan Dzat (Ajal) 76
Diposkan dalam Cerber pada Agustus 14, 2008 | Leave a Comment »
“Tahukah andika siapa yang datang?” tanya Syekh Siti Jenar.
“Belum terlihat, sama sekali tidak tahu.” jawab Ki Donoboyo, meninggikan kakinya, matanya tertuju ke arah jalan yang akan dilewati tamu.
“Tidaklah perlu meninggikan kaki, apalagi menajamkan penglihatan…”
“Siapakah dia, Syekh?” tanya Ki Donoboyo, begitu juga yang lainnya.
“Mereka utusan dari negeri Demak Bintoro.”
“Artinya mereka akan menangkapi kita?” Ki Chantulo menepi.
Belum [...]
Syekh Siti Jenar Menyatu dengan Dzat (Ajal) 75
Diposkan dalam Cerber pada Agustus 13, 2008 | Leave a Comment »
“Bersandarlah kita pada ke Maha Besaran, ke Maha Gagahan, ke Maha Kuasaannya, ke Maha Perkasaannya….agar hal itu bisa terjadi.”
“Bukankah mukjijat tidak bisa kita pelajari?”
“Saya tidak mengajarkan untuk mempelajari mukjijat, karena bukan sunnah rassul. Tidak ada perintah untuk mempelajarinya, karena bukan untuk dipelajari. Mukjijat hanya pertolongan Allah semata untuk para Nabi dan Rassul. Mungkin bagi manusia [...]
Syekh Siti Jenar Menyatu dengan Dzat (Ajal) 74
Diposkan dalam Cerber pada Agustus 12, 2008 | Leave a Comment »
“Jika demikian kita tidak perlu takut dimurkai alam…” Syekh Siti Jenar tersenyum, “Puting beliung biasanya menghancurleburkan rumah, dan bangunan. Mungkin saja padepokan yang kita diami….”
“Saya kurang paham?” tanya Ki Chantulo, “Apa kaitannya dengan memakmurkan bumi?”
“Bukankah beberapa waktu lalu saya pernah menjelaskan hamamayu hayuning bawana?”
“Yang kita bicarakan pada waktu itu pertautan jiwa dengan alam, Syekh.” kerut [...]