Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Mei 1st, 2008

“Tidakah andika melihat sabda alam tadi?” Syekh Siti Jenar membelokan tatapannya melalui jendela padepokan ke arah mentari yang hampir menghilang di balik punggung gunung. “Alam memberikan pesan berdarah?”
“Saya belum paham?” Ki Chantulo garuk-garuk kepala.
“Artinya berujung pada kematian. Namun andika jangan takut akan kematian, sebab cepat atau pun lambat pasti akan datang.” Syekh Siti Jenar menyapu [...]

Untuk mentranslate bahasa

“Kenapa, Kanda?” Permaisuri mendongak ke atas, “…tidak berkenankah atas perlakuan yang dinda berikan…?”
“Tidak, Dinda.” Sang Prabu menggenggam bahu Permaisuri lalu dirobohkan di atas kursi panjang, di antara taman bunga yang tertata di taman keputren.
“Dinda telah siap melayani, Kanda.” Permaisuri melentangkan tubuhnya, kedua kakinya direnggangkan dengan kedua lutut terangkat, hingga kainnya tersingkap sampai batas perut.
“Terimakasih permaisuriku [...]

Untuk mentranslate bahasa