Oleh Herdi Pamungkas
Tempat peziarahan Gunung Kemukus di Kabupaten Sragen penuh sesak para pengunjung. Meskipun lokasinya kini sudah terpisah dengan daratan Kecamatan Sumberlawang, akibat genangan air proyek waduk raksasa Kedung Ombo beberapa tahun lewat, namun minat para peziarah yang berdatangan dari berbagai daerah tak pernah surut.
Dengan menggunakan sampan atau perahu sewa, mereka dengan sabar meniti perairan Kedung Ombo untuk bisa mencapai lokasi Gunung Kemukus. Ini merupakan satu-satunya cara berziarah, setelah jembatan beton penghubung antara Kecamatan Sumberlawang dengan Gunung Kemukus lenyap ditelan genangan air waduk. (Minggu, 26 Februari 2006; dikutip dari Suara Karya Online)
Tentu Saja Ritual Sex yag terjadi di Gunung Kemukus tidak terjadi begitu saja tanpa adanya mitos, sejarah yang pernah terjadi sebelumnya. Serta terjadi kesimpang-siuran tentang sababiah Ritual Sex, baik persi pemerintah setempat, masyarakat sekitar dan lain sebagainya.
Marilah kita ikuti sebuah kisah yang berkembang tentang sababiah tadi yang menjurus pada budaya perselingkuhan dan ritual sex untuk meraih sebuah keinginan. Konon katanya mereka yang berhasil mendapatkan kekayaan karena meneruskan hasrat cinta Pangeran Samudra dan Dewi Ontrowulan yang terhalang oleh ajal. Kisah Cinta Terlarang antara anak dan Ibu Tirinya.
Untuk itu marilah kita melihat ke masa yang telah lalu, zaman kerajaan Majapahit. Ini merupakan cerita rakyat dan berkembang tanpa referensi sejarah. Sayapun menulisnya lebih pada pendekatan fiksi.
Selamat Menyimak…………………………………
weizzzzzzzzzz
ceritanya serem banget…………
saya baru pertama kali (dan mungkin terakhir kali)
membaca kisah yang sangat penuh emosional seperti ini…
hehehehe………….
ceritanya seram dan terlalu mistis