Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Oktober, 2007

Oleh Herdi Pamungkas
Tangan Pangeran Samudra bergetar. Meski demikian dorongan yang ada pada dirinya teramat kuat. Perasaan yang tidak karuan dalam dadanya semakin bergejolak membakar. Dengan gaya bak pencuri melirik ke kiri dan kekanan, telah merasa aman dan tidak ada prajurit yang mengawasinya mulailah naik ke atas pohon.
“Akhirnya aku sampai juga,” Pangeran Samudra menarik napas dalam-dalam. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Pantun Cinta 1

Malam pun aku meraju
hanya sekedar beramah-tamah
perempuan pujaanku
bolehkah besok ke rumah,
Buah nona yang ku petik
hanya untuk dinda sendiri
apa kabar nona cantik
masihkah dinda sendiri,
Jika ada bunga kesturi
kenapa mesti ayam cemani
jika nona masih sendiri
bolehkah saya temani,
Burung dara burung merpati
burung suka makan siput
jika esok masih sendiri
ijinkan aku menjemput,

Untuk mentranslate bahasa

Oleh Herdi Pamungkas
“Haruskah aku mengikutinya ke tempat pemandian?” ucapnya. “Tidak mungkin. Karena laki-laki tidak diperkenankan memasuki tempat pemandian permaisuri, melanggar aturan kerajaan. Selain pintu gerbangnya dijaga oleh beberapa prajurit.” Pangeran Samudra semakin gusar.
Lalu menunduk, lantas tangannya memegang dahi seperti terasa pening. Dari tempatnya berdiri kembali sorot matanya merayap ke depan pintu gerbang. Terlihat sang Permaisuri [...]

Untuk mentranslate bahasa

Pantun Cinta

kembang gula di perigi
untuk aku minum jamu
kemana pun kamu pergi
aku slalu rindu kamu
meski hanya buah jambu
tapi ini bisa diramu
meskipun jarang ketemu
cintaku hanya untukmu
wahai serulig buluh perindu
suaranya memikatku
wahai gadis pujaanku
aku sangat cinta kamu
meski aku sudah kenyang
tetap harus minum jamu
perempuan yang ku sayang
bolehkah aku bertamu

Untuk mentranslate bahasa

Oleh Herdi Pamungkas
“Amboi, betapa cantiknya dia. Laksana bidadarai yang baru turun dari kahyangan.” Pangeran Samudara menarik nafas dalam-dalam.
Perlahan Pangeran Samudra memasuki bilik Permaisuri. Permaisuri tidur terlentang, dengan pakaian sutra yang teramat tipis mencetak bentuk tubuhnya yang indah.
Tubuh Pangeran Samudra bergetar, seakan-akan tidak sanggup lagi menahan gejolak dalam dadanya. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Oleh Herdi Pamungkas
Syahdan di sudut Taman Keraton Majapahit. Pangeran Samudra lagi asyik menikmati pemandangan. Matanya menatap burung-burung yang bercanda ria dari satu ranting ke ranting lain, suaranya yang merdu terus terdengar. Rupanya sang burung lagi bercengkrama satu sama lainnya.Mereka saling memikat pasangannya untuk diajak terbang bersama-sama mencapai sebuah keindahan.
Tiba-tiba, matanya terbelalak sejenak. Memandang Permaisuri yang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Oleh Herdi Pamungkas
Tempat peziarahan Gunung Kemukus di Kabupaten Sragen penuh sesak para pengunjung. Meskipun lokasinya kini sudah terpisah dengan daratan Kecamatan Sumberlawang, akibat genangan air proyek waduk raksasa Kedung Ombo beberapa tahun lewat, namun minat para peziarah yang berdatangan dari berbagai daerah tak pernah surut.
Dengan menggunakan sampan atau perahu sewa, mereka dengan sabar meniti perairan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Sisindiran

Mawa obor reujeung hayam
nyieun kupat make ketan
wilujeng boboran siam
hapunten samudaya kalepatan

Untuk mentranslate bahasa

Pantun Idul Fitri

Kalau ada buah pepaya
izinkan hamba memakan
kalau ada salah hamba
agar sudi memaafkan

Untuk mentranslate bahasa

Potret Sang Pejuang

Oleh Herdi Pamungkas
Lusuh, usang, dimakan usia. Tangan gemetaran meraih, perlahan.
“Kamu terlihat gagah,” ucap pak tua.
“Ya, aku seorang pejuang.” jawab potret.
“Kapan kamu berjuang?” pak tua menatap tajam potret pemuda berpeci, berpakaian militer.
“Tidakah kamu tahu? Aku pahlawan kemerdekaan!” tentara dalam potret menatap tajam.
“Pahlawan? Tidak mungkin?” pak tua mencibir.
“Kenapa tidak mungkin? Bukankah bangsa ini merdeka karena para pejuang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »